Posts Tagged ‘Ibu Mertua’

Ibu Mertuaku, Galak?

Dari kecil, aku sudah mengenal profil ‘Mantu vs Ibu Mertua‘ dari kehidupan Ibuku sendiri. Jelas banget kalau yang dialami Ibuku adalah perbedaan atau gap tentang ekspektasi ‘bibit bebet bobot‘ karena Ibuku dari keluarga yang sangat kurang mampu sedangkan keluarga Bapakku adalah keluarga berada dan ternama, apalagi orang tua (bibiknya) angkatnya. Iya, nenek-nenekku menikah dengan orang-orang kaya, makanya mereka juga ikut kaya, padahal setelah aku lihat si nenek ini juga berasal dari keluarga kurang mampu juga #hiks

Banyak diluar sana cerita tentang seorang mertua yang galak, Ibuku sendiri juga merasakan hal yang sama dengan literan air mata untuk menahan amarahnya dan juga di senetron-senetron tipi juga menayangkan tentang Ibu Mertua Galak! Nah karena pengalaman pribadi, aku paling takut kalau pacaran diajak main kerumah cowokku, takutnya belum jadi menantu sudah kena semprot duluan. Dan apakah Ibu Mertuaku juga sama seperti diatas? Galak? Menakutkan?

Tidak mengurangi garam dari kisah Ibuku, aku juga dari keluarga biasa ajah (bukan kurang mampu, karena ortuku mampu menyekolahkan aku dan ketiga adik-adikku hehe). Dan so far, dari pacaran sampe sekarang calon mertua ataupun mertuaku nggak ada yang galak, yang sampe tunjuk2 segala dll. Alhamdulillah, aku telah bertemu dengan sosok Ibu-ibu yang baik hati, atau mungkin aku yang kelihatan galak ya hehe….Ibu mertuaku nggak galak…:) #damai :p

Ngomongin soal Ibu Mertua neh, sebenarnya antara MENANTU dan IBU MERTUA itu ada GAP!! Ya…sebuah perbedaan, perbedaan yang semestinya membawa keharmonisan kedepan nya, karena yang mempersatukan suami istri itu kan antara lain dari sebuah perbedaan juga. Pernah aku dibikin gondok sama ibu mertuaku pas dihari setelah menikah, sempat nangis juga, sempat pengen kabur juga dari rumah mertua, tetapi Bapak mertuaku yang menjadi pendingin, suamiku juga menjadi penengah antara ISTRI dan IBU nya. Iya, karena yang ngerti banget sifat Ibu Mertuaku adalah Bapak Mertuaku dan Yang ngerti sifatku kan cuman suamiku. Alhasil, Ibu mertuaku minta maaf karena telah berkata-kata kurang berhati-hati..sebenarnya masalah sepele, cuman Ibu mertuaku ajah yang terlalu mendramatisir. Masa’ aku dilarang pulang liat keluargaku setelah menikah…..#gondok nggak sih!! Dan akhirnya, aku dan suami pulang kerumah ibuku setelah upacara pernikahan.

Gosip!! Pernah digosipin juga sama Ibu Mertuaku loh….
Pas ada acara dirumah mertua, beberapa ibu-ibu disana nanya berbagai macam pertanyaan yang nyerempet2 ke fakta dan banyak yang keluar dari garis kebenaran. BT dong pastinya….!!! Langsung deh, aku seret suami…(ngadu ke suami maksudnya sambil bersimpah air mata) masuk kamar sambil ngancem “Bilang dong sama Ibu kamu itu, jangan suka sebar sana sini” dan akhirnya suami ngomong ama Ibu dan Bapaknya dan keesok hari nya Ibu mertuaku yang minta maaf lagi. Sebenarnya, yang galak ini menantunya kali yaaa…..hehehe….

Digedor!! #Apaan neh…
Oh iya…digedor pintu pun juga bikin masalah….
Ceritanya, jam 5pagi pintu kamarku sudah digedor suruh bangun dan mandi….WhAT!!!
Asli yang ini aku sangat marah bangett sama suami…eh kok suami…ya iyalah…aku kan nggak berani ngomel-ngomel nggak jelas sama Ibu Mertuaku secara bahasa kita kurang sinkron :p
Jadi, yang paling enak diomelin itu suamiku…..(maafin daku ya suamiku…abis Ibu mu itu nyebelin bangetttt) dan beginilah cuplikan nya “Ibumu itu yaaaaa…kebangetan banget sih! Kita kan kesini mau liburan, di Singapore kita sudah mati2an kerja, masa’ jam segini suruh bangun dan mandi, trus mau kemana coba pagi buta begini….lagian mandi?? dingin taukkkk..” dsttt masih panjang omelan nya….
Dan akhirnya, setiap pulang nggak pernah dibangunin lagi…hehehe……

Nggak Galak kok mertuaku….cuman masih belum kenal ajah sama menantunya yang satu ini

Note:
Saat tulisan ini diketik, posisi Ibu mertua dibelakangku sambil ngeliat Kenji bobok….Ibu Mertua menjadi inspirasiku untuk nulis kali ini hehehehe…..makaish ya bukk….

 

tubikontinyu yaaaa

 

 

 

 

 

10 Strategi Mencuri Hati Ibu Mertua


Inilah informasi mengenai 10 Strategi Mencuri Hati Ibu Mertua Ungkapan miring tentang ibu mertua sering membuat Anda takut untuk mengunjungi kediamannya. Tidak jarang juga Anda mengganggapnya sebagai monster mertua bukan ibu mertua.Cinta tidak hanya memberikan Anda seorang pasangan tapi juga keluarga baru. Apalagi jika Anda telah dihadapkan dengan dunia pernikahan.

Setelah Anda berhasil meluluhkan hati pasangan Anda kini tiba saatnya Anda harus bisa meluluhkan hati mertua Anda. Agar proses PDKT menjadi lancar ada beberapa strategi yang harus Anda persiapkan.

1. Menyelesaikan pekerjaaan rumah
Belajarlah mengenal kondisi keluarga baru Anda melalui pasangan Anda. Termasuk kebiasaan pekerjaan rumah apa saja yang biasa dilakukan oleh ibu mertua Anda. Jangan melakukan sesuatu yang tidak sukai atau menunjukan kalau diri Anda lebih baik darinya.

2. Membawa hadiah
Meski cinta dan perhatian tidak bisa dinilai dengan nilai jual tetapi tetap saja buah tangan itu sangat penting. Minimal pada saat mengunjunginya Anda membawa makanan atau sebuket bunga, mertua Anda pasti akan merasa kalau dirinya spesial seperti anaknya.

3. Gaya berpakaian
Berusahalah menggunakan pakaian yang sopan. Apalagi jika Anda akan diajak untuk mengunjungi teman-temananya. Mertua Anda akan sangat senang jika Anda mendapat sanjungan dari temannya. Dia akan berpikir kalau anaknya tidak salah memeilih pasangan.

4. Jangan bersaing
Seorang ibu pasti tau benar tentang anaknya. Jadi, jangan coba beradu pendapat tentang masakan apa yang anaknya sukai. Bahkan jika pasangan Anda lebih menyukai masakan Anda buat jangan pamerkan di depannya. Biar bagaimana pun seorang ibu pasti selalu ingin menjadi nomor satu di depan anaknya.

5.Bersikap sopan
Jangan mencoba SKSD (sok kenal sok dekat) pada mertua Anda atau memotong pembicaraanya, apalagi jika ini adalah pertemuan pertama Anda. Meskipun Anda adalah pasangan anaknya tetap mereka ingin Anda hormati juga.

6. Menelpon
Ini adalah satu-satunya cara mennunjukan perhatian yang tulus di mata mertua Anda. Perhatian kecil seperti menayanyakan apa yang sedang ia lakukan akan membuat mertua Anda merasa diperhatikan seperti Anda memperhatikan pasangan Anda.

7. Mencari saran
Sekalipun Anda dan pasangan bisa menyelesaikan masalah berdua, mertua Anda akan sangat senang jika Anda dapat bertanya tentang penyelasain dari masalah yang sedang Anda hadapi. Permintaan saran yang Anda minta akan dianggapnya bahwa kalau mereka masih berpengaruh terhadap kehidupan keluarga Anda.

8. Berhadapan di acara keluarga
Jika Anda mengalami konflik dengan mertua Anda sebaiknya Anda bersikap santai dan tetap menghormatinya. Sekalipun nantinya mereka akan mengumbar masalah Anda di depan keluarga besar, berusahalah untuk selalu tersenyum.

9. Perlakukan pasangan dengan baik
Orang tua akan bersikap posesif terhadap anaknya. Cara terbaik untuk mendapatkan rasa hormat adalah Anda memperlakukan anaknya dengan baik.

10. Tenang
Yang paling penting adalah untuk tidak teralu gugup, belajar memaafkan dan melupakan. Ini adalah aturan sederhana yang akan membuat hidup Anda menjadi mudah.